Hebatnya Akademi Khan


Bukalah: www.khanacademy.org, Anda akan menyimak di sebuah kiri sebuah logo sosok sebelah jari tangan abu-abu dan 21 helai daun hijau mengitari. Di sampingnya tulisan Khan Academy. Inilah situs internet diprakarsai Salman Khan, memuat semua materi pelajaran berbentuk visual, memanfaatkan youtube.com. Setiap hari kini setidaknya 50 ribu murid sejagad belajar materi ajar “mahaguru” online, termasuk anak-anak SD negeri Cina. Ini semua dilakukan gratis sosok mudaSalman Khan. Bandingkan dengan laku Kemenkominfo ingin menenderkan pinjaman lunak JICAsenilai Rp 38 miliar untuk membuat materi ajar online khusus untuk daerah Jogjakarta tok? Komunitas open source di Bandung seperti Crayonpedia.org, sudah lebih dulu memulai. Gratis pula. Uang Rp 38 miliar pinjaman lunak JICA bisa dialihkan mendukung pengembangan konten dan aplikasi Indonesia go global, jika cerdas, tentu!.

JAKARTA masih bersuasana lebaran. Rabu pagi , 15 September 2010, saya hendak menyalakan komputer desktop tua. Seorang kenalan bergerak di dunia programing menyapa.

“Apakah Anda sudah pernah membuka Khan Academy?”

Saya jawab belum.

Melalui komputer i-pad-nya, saya diperlihatkan khanacademy.org.

Amboiii! Betapa telatnya saya baru tahu hal luar biasa telah dilakukan sosok Salman Kahn.

Ya, namanya Salman Khan!

Ia mendirikan Akademi Khan bertujuan menggunakan teknologi informasi bagi mendidik dunia.

Peraih gelar MBA dari Harvard Business School, meraih Master di bidang teknik listrik dan ilmu komputer, gelar BS (Bachelor of Science) di bidang teknik listrik dan ilmu komputer, dan gelar BS dalam matematika dari Institut Teknologi Massachusetts Intitute of Technology (MIT), Amerika Serikat (AS), itu seharusnya gamblang saja mendapatkan kerja di perusahaan papan atas AS.

Tetapi ia lebih memilih memanfaatkan www.youtube.com untuk menayangkan materi pelajaran. Kini jumlah video pelajaran telah digarapnya tak kepalang tanggung. Sudah lebih 18 ribu video. Saktinya, semua dikerjakannya sendiri, mulai dari menyusun materi, memvideokan, menjadi guru sekaligus. .

Kini dalam sehari tak kurang dari 50 ribu muridnya mengkases khanacademy.org, termasuk anak-anak SD dari negeri tirai bambu, Cina,mengikuti pelajarannya secara online.

Sosok bocah dari Korea menuliskan komentarnya:

“I’m from Korea, a small country and I’m eleven. Your lecture is so famous so we could know your skill! I’m loving this alot~  , “ him204@naver.com, yang diposting lima hari lalu, di mata pelajaran video aljabar.

Dalam tutorial online-nya, Khan menyajikan berbagai materi pelajaran memudahkan pelajar memahami. Di antara pelajaran itu; matematika, kimia, biologi, sejarah, probabilitas, trigonometri, permainan asah otak, aljabar, ekonomi, perbankan dan uang, keuangan, geometri, statistik, kalkulus, fisika, persamaan diferensial. Tentu masih banyak lainnya.

Ada pula komentar orang tua murid, ”Saya tidak tahu siapa Anda. Tapi dalam pikiran saya, Anda adalah penyelamat. Anak-anak saya benar-benar bersemangat dengan matematikanya. Terima kasih.”

Pria kelahiran New Orleans, Louisiana, AS, dengan orang tua imigran India dan Bangladesh, ini hanyalah mengawali Khan Academy untuk membantu keponakannya belajar matematika dengan menggunakan Yahoo! notepad pada tahun 2004. Lalu berkembang hingga seperti hari ini. Kini di bagian kanan situs internetnya, Salman Khan sudah berani menarok ikon donasi, dapat diklik bagi pengunjung yang mau menyumbang bagi upaya mulia itu.

Ketika orang lain melamar pekerjaan menjadi guru, Khan memilih menjadi guru praktis mendistribusikan tutorial di YouTube.

Hingga kini Salman Khan telah menerima 2009 Tech Award untuk Pendidikan. Tech Award merupakan program penghargaan internasional menghormati inovator dari seluruh dunia menerapkan teknologi bagi manfaat kemanusiaan.

Pada Desember 2009, Khan YouTube-host tutorial dilihat oleh 35.000 orang per hari. Setiap video Khan rata-rata berdurasi sepuluh menit. Hingga kini, versi offline video-video Khan telah didistribusikan secara gratis ke daerah-daerah pedesaan Asia, Amerika Latin, dan Afrika

SosokKhan, pernah tampil di jaringan teve CNN. Pada event Aspen Ideas 2010, sosok Bill Gates pendiri Microsoft, sengaja memaparkan keberhasilan prestasi Akademi Khan pada pada forum bergengi ajang bergengsi yang berlangusng pada Juli 2010 lalu di Kolorado, AS.. Upaya Salama Khan menjadi perbincangan hangat di forum itu.

Untuk skala nasional, khuisusnya lingkup komunitas open source di Bandung, pembuatan materi ajar baik sekadar dibaca, lengkap dengan audio visual itu sudah dimulai oleh www.crayonpedia.org. Melalui basis mesin wikipedia, para guru di seluruh tanah air dapat mengisi berkolaborasi materi ajar terbaik. Para murid di seluruh Indonesia dapat mengakses gratis.

Untuk upaya ini diperlukan energi melibatkan guru-guru berkenan mengisi konten.

Maka ketika di Kementerian Informasi dan Komunikasi saya dapatkan data ada rencana pengadaan materi ajar, hanya untuyk lingkup satu propinsi Jogjakarta. Saya lalu bertanya, mengapa bisa anggaran linjaman lunak dari JICA, harus mencapai Rp 38 miliar. Tak sampai separuh dana itu itu, seharusnay sudah mampu untuk melangkapi seluruh materi ajar tampil di crayonpedia. Misalnya.

sumber : blog IwanPiliang

ya itulah sepenggal tulisan dari pak Iwan Piliang, yang beberapa hari ini mulai terkenal dikarenakan menjadi “jubirnya” om Nazarudin. Yap…saya tertarik untuk menelusuri profilnya pak Iwan sebab beliau mulai ramai dibicarakan di media massa, jadi saya bertanya, siapa seh IWAN PILIANG ini, sampai-sampai seorang Nazarudin mau untuk wawancara lewat Skype dengan beliau, pastinya beliau bukan orang sembarangan, sebab Nazarudin pastilah sangat hati-hati untuk mencari teman yang mungkin bisa jadi “musuh dalam selimut” selama pelarian dirinya. Yang ingin saya bahasa sebenarnya bukan masalah siapa Iwan Piliang atau mengenai Nazarudin, saya hanya ingin mengomentari isi salah satu dari blog Iwan Piliang, mengenai Khan Akademy. Dimana kita bisa melihat profil rendah hati seorang lulusan universitas terkemuka di dunia yang mau mendermakan waktunya untuk kegiatan sosial seperti web http://www.khanacademy.org ini. Dia rela mengahbiskan waktunya untuk “berbuat lebih” yang dimana tidak semua orang sadar akan hal itu.

Saya mempunyai mimpi agar nantinya Indonesia dapat melahirkan the next SalmanKhan berikutnya meskipun saat ini telah ada web sejenis dari Indonesia yang telah bermunculan ( www.crayonpedia.org ). aamiin…

 

2 thoughts on “Hebatnya Akademi Khan

    • ha…itulah kanainyo Indonesia ko ciek….koneksi inet masih lamah..baa dak tatingga jo India…
      minimal untuk anak2 yg di kota se dulu seh…yg ada koneksi…
      atau mungkin para guru2 dapat mengunduhnya dan membawanya ke sekolah….
      hehe….🙂

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s