Merantau


“Merantaulah, maka kau akan mendapatkan pengganti kerabat dan kawan !!!”

Mungkin itu sekilas kata-kata penuh hikmah dari Imam Syafi’i yang dapat saya petik dari novel 5 Menara (karya A.Fuadi). Kalimat itu sungguh menginpirasi saya ketika saya mencoba merenungi kembali makna dari tiap kata-katanya. Betapa tidak, dengan kita merantau-istilah kerennya HIJRAH,hehe- maka tak usah pusing kita akan berpisah dengan kerabat maupun sahabat-sahabat yang akan kita tinggalkan sementara waktu, sebab posisi mereka di hati kita  saya akan hadir kembali di tempat baru dengan orang baru namun sifatnya yang masih sama.

Sifat yang sama disini bukanlah melihat secara subjektif naum melihat dari berbagai sisi, saya mengalami itu. Ketika saya memutuskan untuk merantau dari buminya “rendang” ke buminya “pempek”, sempat ada keraguan saya akan kehilangan sahabat-sahabat yang mereka semua sangat berharga bagi saya (kayak harta karun aje..hehe). Namun, seiring berjalannya waktu keraguan itu perlahan-lahan mulai sirna, sebab saya menemukan sahabat-sahabat saya yang ada di Padang kembali hadir di bumi Pempek ini tapi dengan wujud fisik yang lain namun kesamaan sifat. Amazing, sungguh Allah menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa untuk dapat saling mengenal.

Bahkan tidak hanya sifatnya yang sama, namun kebiasaan, pola pikir, ke-galauan-nya, spesialisasi ilmunya dan lain lain hampir menyerupai sahabat-sahabat saya yang ada di bumi Ranah Minang. Ada sahabat yang calon Hakim Agung di masa depan, saya menemukannya kembali di tanah Sriwijaya ini, bahkan dengan tingkat ke-galauan-nya yang hampir overdosis (peace bro), ada lagi yang calon Dokter Spesialis Bedah (kalo gak salah,hehe) yang dapat ditemukan di bumi Tekwan ini, namun beda jurusan tapi sifatnya kebanyakan samaaaaaaaaaaaaa…..mulai dari berbicara, gaya pergaulannya, dan lain-lain deh. Tapi satu yang belum ketemu disini (Indralaya-red), seorang sahabat calon Ekonom Indonesia masa mendatang, mungkin karena dia langka kali yaa?? jadi gak ada duplikatnya…hehe… Tapi saya yakin suatu saat nanti akan bertemu orang saperti dia.
Masih banyak sahabat-sahabat saya yang mungkin masih belum ada “duplikatnya” disini, semoga walau telah ada duplikatnya tidak akan mengurangi manisnya ukhuwah yang selama ini kita rajut…

Advertisements

4 thoughts on “Merantau

  1. Hijrah membawa kita ke tanah baru dengan segudang pengalaman baru. Kelekatan kita pada kampung halaman walau tak tergantikan, akan membawa kita pada kelekatan. Teman-teman baru, rekan kerja baru maupun adat budaya yang baru. Singkat kata hijrah itu memperluas wawasan dan melatih kita siap untuk banyak perubahan

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s