(Ku)bang Jalanan


Berawal dari sebuah rasa, yang saling bergemul dalam panci ukhuwah. Panasnya cukup, tidak panas banget tapi cukup menghangatkan.

Kedatanganya telah lama ditunggu, berhari-hari…mungkin saja berbulan-bulan. Akhirnya dia bisa menghirup oksigen asli buatan alam sriwijaya.

^#^

Hari itu, gue kedatangan teman sedarah-perjuangan, seasal-daerahan, seikat-persahabatan. RN, itulah inisialnya. Telah lama hasratnya tuk berkunjung ke Tanah Musi, namun baru hari itu kesampaian.  Alhamdulillah yaa brot. Taksi motor siap menempuh 30an KM tuk sekedar men-service kedatangannya. Waktu kedatangannya tak disangka lebih cepat 2jam dibanding waktu kedatangan normal. Dengan bermodalkan semangat dan ikatan perjuangan Lillahi taala, motor wapres pun digeber. Tak disangka jalanan telah bersolek ria. Tidak butuh waktu lama ternyata buat jalanan tuk menelurkan kubangan baru. Inilah negaraku !! Akhirnya taksi sampai di pool kedatangan, langsung diservice seadanya.

(*)

Ternyata jadwal padat tak bisa gue hindari selama 3 hari terhitung sejak kedatangannya. Terpaksa dia dikurung dulu dirumah, bahkan sampai ku obral ke sodara lain yg bisa mengajaknya jalan-jalan. Sorry brot 🙂 Itu kan menjadi kenangan terbaik buat dirimu selama di tanah Layo ini,hehe. (Semoga dia tidak membacanya). Setelah dirasa cukup matang di rumah, akhirnya gue ajak dia seharian full tuk bisa berekspresi ke kota pempek. Dengan mengajak oom EI dan kakek SH, kami berangkat ke kota. Puas deh mereka berekspresi.

+_+

Awalnya bukan cerita diatas yang ingin ditulis, tapi dak po po toh. Direkam dulu di blog, biar dak lupa suatu saat nanti.

Bermotor. Itulah yg gue lakukan selama cerita diatas. Sering hilir mudik Palbang-Layo rasanya gimana gitu. Sebab, telah muncul kubang-kubang baru. Entah itu hasil rekayasa si Pembuat Jalan atau akumulasi himpitan yang dilakukan kendaraan bermotor (baik yang rodanya dua,tiga,empat maupun lebih). Wallahualam. Tapi bagi gue itu juga berkah lho. Sebuah rekayasa yang mungkin dibuat oleh Sang Pencipta bagi makhluk-Nya yang berkecimpung di atas jalanan.

perlu dicoba juga neh !

Betapa tidak, pertama; ketika mungkin ada kubang yang baru tercipta, bisa saja ada pengendara yang lalai sehingga berkesempatan nyicip dulu kubang itu. Ntah nantinya akan “mencium” kubang itu atau bisa mengelak. Bagi yang berkesempatan tuk nyium kubang dan sebangsanya, itu kan menjadi bekal buat mereka agar lebih hati-hati lagi. Mereka udah tahu rasanya nyium kubang jalanan. Pasti mereka lebih waspada dalam berkendara, sebab mereka tidak ingin masuk ke lubang yang sama (berarti boleh masuk kubang yg lain,hehe). Bagi yang ngelak, mereka pasti kan tersadar. Ternyata meliuk-liuk tuk tidak nyium kubang gimana gitu. Pasti ketagihan,hehe.

Kedua; kubang itu tuk membuat kita terbangun dari mimpi-mimpi kita. Siapa hayo yang sering temimpi-mimpi ketika mengendarai kendaraan? Makdusnya yang sering tengantok-ngantok di motor, baik itu si supir atau si penumpang. Seringkali kelopak mata ini menyipit kayak si……………(isi sendiri aja deh\#noMensyion). Nah, daripada nyenggol mobil atau truk, makanya ada kubangan yang sekedar hadir membangunkan kelopak mata kita. Tapi kondisi ini biasanya ketika kecepatan motor tidak seperti kecepatan Rossi ataupun Lorenzo, kecepatan ketika didusun lah kiro-kiro.

Ketiga; kubang itu juga membuat gue tersadar, hidup itu kayak jalanan. Tidak selamanya mulus, ada kubangan baru yang sengaja/tidak sengaja tercipta khusus buat kita. Jadi kita gak bisa ngebut aja di jalanan ini, kita harus waspada dan santai. Nikmati jalanan ini. Rasakan makna-makna yang lahir selama di jalanan. Resapi dan ambil hikmahnya.

foto-kerusakan-jalan1
perlu banyak manuver
roads_in_russia_640_05
jangan ditiru !!

%#%

Bahkan kubang jalanan pun mengandung makna (bagi gue ya, gak tau elu yang baca gimana). Menurut teman-teman yang kesasar disini gimana? ada makna lainkah? ditunggu “kacamata” lainnya kalo ada…

Advertisements

9 thoughts on “(Ku)bang Jalanan

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s