Malam Spesial


20.10. Suasana makan malam bersama mendadak hening seketika. Sekelompok prajurit tanggung mendadak mengambil alih “kekuasaan”. Jikalau malam sebelumnya masih terdapat beberapa komandan yang tangguh, malam itu mereka hanya menjadi veteran yang tak berdaya. Layaknya korban perang di film-film. Mereka yang selalu totalitas dalam setiap kejadian baik dalam dan luar negeri, tapi malam itu peran dan andil mereka selama ini dikerdilkan oleh sekelompok prajurit bengal. Sekelompok prajurit tanggung itu merasa dirinya megaloman mulai malam itu. Mereka yang akan bekerja tuk 1 tahun ke depan. Jadi mereka yang harus dituruti.

Padahal dulunya mereka bukanlah siapa-siapa. Mereka yang dididik dan dimanja oleh beberapa komandan tangguh tadi telah berbuat sesuatu yang terlalu ekstrim. Mereka telah berani membentak mantan komandan mereka sendiri. Bahkan menyeret dengan kasarnya mantan bos mereka terdahulu. Para komandan tadi dibuat bertekuk lutut dihadapan bocah bengal ini. Lalu mereka difoto, seakan-akan ingin menunjukkan pada dunia luar bahwasanya mereka bisa membuat perbuatan yang semena-mena kepada komandan tangguh itu.

Tak lama kemudian, para komandan diberi mandat tuk mencari ghanimah. Lagi dan lagi, cara ini merupakan kebalikan dari peristiwa masa lampau. Jikalau dahulu para bocah bengal ini yang disuruh mencari ghanimah, malam itu keadaan berubah 180 derajat. Mereka menyuruh bekas komandan sendiri tuk mencarinya di pelataran istana yang megah itu. Padahal waktu telah memasuki larut malam. Awalnya komandan tidak mau, namun apa daya. Ancaman siksaan yang mungkin saja lebih kejam dibanding zaman Orba mereka tawarkan kepada bekas komandan mereka sendiri. Demi menghindari konflik, komandan tangguh bersedia demi keselamatan bersama. Malam semakin pekat, burung hantu pun tak terdengar lagi seakan-akan telah mengantuk, tapi di sudut istana itu sekelompok komandan tangguh masih bertugas mencari ghanimah.

***

Cerita diatas bukanlah fiktif belaka, namun adanya penyamaran tokoh yang sewaktu-waktu bisa mengancam keselamatan aktor, maka kami anggap hanya fiktif belaka. Demi keamanan komandan tangguh !

===

Malam yang berkesan. Sangat berkesan. Bahkan testimony seorang peserta malam itu mengatakan bahwasanya selama ini ikut acara serupa, namun kali ini yang benar-benar berbeda. Fantastic. Saya bingung mau bercerita dari mana, sebab kejadian malam itu benar-benar berbeda. Di luar nalar kami yang notabene sudah berpengalaman ikuti acara serupa. Panitianya ruar biaasaa. TWO THUMBS buat kaliansemua. Speechless !!

!!!

Di dalam kotak itu rasanya nano-nano. Semua hal baru saya temui disana. Ada yang perfeksionis, ada yang melankolis, ada yang cerewet dan judes, ada yang pura-pura cuek, ada yang terlalu jujur , ada yang terlalu visioner, ada yang kocak, ada yang ngoplak, ada yang suka kebersihan dan kerapian, ada yang lemahlembut, ada yang jika berkata sangat menentramkan jiwa, ada yang (katanya) Care, ada yang narsis, ada juga lho yang kece, bahkan ada yang (kabarnya) ter-kepo, dan ada-ada yang lainnya. Dikatakan sebagai dinamisasi enggak juga, dikatakan tuk mencari “aman” enggak juga, yang pastinya mengalir layaknya air. Semuanya bersatu padu meskipun ada yang nyangkut di suatu tempat, hingga gak bisa mengalir kembali bersama kotak ini. Dan akhirnya kotak ini berhenti tepat di ilir sungai ini. Mereka harus berganti posisi, agar keseimbangan peran terjadi. Agar aliran lain yang mungkin saja sedang menanti kami, bisa cepat-cepat bertemu. Yang pastinya tetap diingat satu hal : mengalirlah, karena diam itu mematikan !

/[]\

Tak disangka malam itu sangat panjang sekali. Semuanya mengejawantahkan isi hati mereka. Agar hati-hati mereka saling terikat dan tetap berjuang. Canda tawa merupakan hal yang biasa, agar tidak ada namanya kesedihan. Itulah resiko adanya pertemuan, selalu diikuti oleh perpisahan. Tapi, mereka gak bakalan pisah jauh kok, paling cuma 100-1000 meter doank. Malah bisa jadi dekat, namun kesibukan yang memakan waktu pertemuan mereka. Nyantei aja bro sist.

Yang tak habis pikir malam itu ialah munculnya tangisan baru, bukan nangis sih tapi cuman air mata yang membanjir. Perlahan-lahan dan segugukan. Membuat suasana hening seperkian detik. Kami yang tak menyangka itu adalah tangisan cinta dari mereka semua, malah nyengir bahkan ketawa-ketiwi. Benar-benar uedan. tapi itulah kami, tetap apa adanya.hehe. Sorry yeee.

**

Satu kata deh buat mereka, SPEECHLESS !! gue gak bisa nulis lagi, kalo ada yang mau nambahin silahkan. Gue gak mau kosan ini banjir, cukup sudah sampai disini. Sekian terima kasih.

Kamu bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnya, Tapi kamu gak bisa memimpin seorang tanpa mencintainya terlebih dahulu. [RYA]

  Image

10 thoughts on “Malam Spesial

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s