Sujudnya Garuda


Malam itu sejarah baru tercipta. Rakyat indonesia yang telah lama menanti akan permainan cantik timnas akhirnya terbayar sudah. Dan permainan yang cantik itu terlengkapi dengan kemenangan timnas atas negara 12 kali juara piala asia, congrats! Saat ini garuda muda sedang terbang tinggi dengan manuver terbaiknya. Ditengah hiruk pikuk festivalisasi korupsi oleh kapeka, pernyataan cengeng papa beye, hingga shutdown-nya negeri koboy paman sem; kemenangan garuda muda tuk masuk putaran final piala asia 2014 di myanmar sungguh luar biasa. Perjuangan coach Indra tuk blusukan keliling nusantara mencari bibit muda terbayar sudah. Dimulai dari aceh hingga papua, semua pemain timnas rata-rata bermain di klub medioker ( bukan klub isl atau ipl ).
Ada satu poin yang menarik dari penampilan skuat garuda muda, ketika mencetak gol selalu selebrasinya sujud syukur. Bahkan coach Indra dan official yang ada di bench pun melakukan ritual serupa. Seakan menjadi trend baru di tanah air. Trend ini mengingatkan saya pada sosok Demba Ba ketika berkostum newcastle united. Setiap mencetak gol selalu ia lakukan ritual sujud syukur. Itu ia lakukan sebagai bentuk rasa syukurnya kepada Sang Kuasa. Nah, sekarang virus kebaikan itu menjalar ke pemain timnas.
Saya juga terkagum dengan sosok Evan Dimas, kapten garuda muda ini ber-statement “tidak ada yang bisa dikalahkan kecuali tuhan!”. Kata-kata motivasi yang diberikan coach Indra itu merasuk ke seluruh pemain timnas, hingga tak ada kata “minder” ketika berlaga di lapangan. Motivasi yang superrrr. Saya juga terkaget dengan metode dan teknik coach dalam memberikan motivasi dan melakukan penjagaan kepada punggawa timnas. Dimana mereka terjaga seluruh aspek individualnya; baik fisik, psikis dan ruhiyah. Makanya tak heran permainan garuda muda di lapangan seolah-olah kita sedang melihat tim Spanyol muda (*ngarep). Hanya beda di looking face mungkin ya, hehe.

Sujud Garuda Muda

***
Analisa icakicak saya mengatakan bahwasanya kemenangan duniawi itu sejalan dengan bentuk rasa syukur kita dalam menjalaninya. Ketika rasa syukur yang kita panjatkan benar-benar terkristalisasi semata-mata tuk sang pencipta saja, maka nikmat itu kan selalu bertambah. “maka nikmatku yang mana lagi yang kau dustakan” (Quran). Kita bisa lihat bagaimana seorang coach Indra yang yakin pertolongan Allah kan muncul di lapangan. Itulah yang terjadi ketika ide spritualitas bertemu dengan wadah sportifitas olahraga. Selamat garuda muda, pertahankan ritual sujud syukurmu kawan.

3 thoughts on “Sujudnya Garuda

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s