Kreatif

Batas Kreatifitas


Dewasa ini semua hal dikaitkan dengan kreatifitas. Mulai dari teknologi, pendidikan, politik, ekonomi bahkan pelayanan masyarakat, semuanya sangat mengandalkan kreatifitas. Sebab laju pertumbuhan negara berkembang sangat dipengarahui oleh faktor kreatifitas orang-orangnya, terutama anak mudanya.

Lalu apa itu kreatifitas? Banyak psikolog yang mendefinisikannya menurut versi masing-masing, tapi hemat saya kreatifitas itu merupakan kombinasi antara kemampuan + hal baru + bermanfaat. Yap, entah apa itu definisi yang cocok mendeskripsikannya, yang pasti 3 komponen diatas terangkum kedalam yang namanya kreatifitas.

Kemampuan, merupakan sebuah anugerah yang Allah berikan kepada setiap manusia. Bersyukurlah hari ini kita bisa menyadari kemampuan apa yang kita miliki. Sebab banyak orang-orang di luar sana yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya hanya untuk mencari tau apa saja kemampuan mereka tanpa mau mengoptimalkannya. Padahal setiap manusia punya kemampuan yang unik dan berbeda, cukuplah kita mengasah kemampuan yang telah ada. Bukankah besi yang tumpul bisa menyayat-nyanyat jikalau kita rajin mengasahnya menjadi sebuah pisau?

Hal baru, mungkin nama kerennya inovasi. Ini biasanya yang menjadi ciri khas kreatifitas. Sebab punya kemampuan saja dianggap lumrah oleh orang banyak. Inovasi yang menjadi pembedanya. Singkong yang dijual oleh pedagang di pasar dengan harga 5 ribu bisa menjadi 50 ribu di tangan seorang inovator. Masa depan butuh hal-hal baru. Hal-hal yang bisa membuat kehidupan di masa depan lebih baik lagi.

Bermanfaat, merupakan tujuan kreatifitas itu sendiri. Banyak orang dengan kemampuan hebat nan terasah serta berfikir inovatif mengenai hal-hal baru, namun ketika tidak bermanfaat buat orang banyak sama saja dengan nihil. Mungkin bisa kita lihat adegan-adegan film hari ini. Sangat banyak pertentangan antara hasil kreatifitas yang bermanfaat bagi khalayak banyak dengan yang tidak.

sumber :: google
sumber :: google

Menjadi kreatif telah menjadi sebuah gaya hidup hari ini. Bagaimana semua orang berlomba agar dikatakan kreatif. Setidaknya ada 4 gaya proses kreatifitas itu sendiri, yaitu :

  1. Pengumpul informasi : tahapan awal untuk mencari tahu atau memperhatikan sekeliling sembari mencari ide. Ide tidaklah datang secara mendadak, dibutuhkan inspirasi-inspirasi yang bisa merangsang lahirnya ide.
  2. Pengembang ide : setelah lahirnya ide, dibutuhkan ekplorasi lebih lanjut mau dikemanakan ide ini. Ke depannya ide-ide ini pasti semakin berkembang dan liar, harus bisa dijinakkan segera agar tak lari entah kemana.
  3. Pemersatu : semakin berkembangnya ide, semakin banyak lahir anak-anak ide dengan karakteristiknya. Dibutuhkan pemersatu anak-anak tadi sehingga ide besarnya tetap tercapai nantinya.
  4. Pelaksana : tahapan terakhir dan terpanjang, sebab disini akan dibenturkan dengan hal-hal kekinian. Seberapa besar ide besar kreatifitas tadi terimplementasikan di kehidupan nyata. Seberara besar efeknya buat sekitar.

*minimal 2 point diatas yang akan dominan dalam diri kita masing-masing.

Selanjutya ada 3 jenis tipikal orang kreatif, yaitu

  1. Pencipta : dia mampu membuat hal-hal yang baru, menjadi berbeda dari orang lain. Malahan kreatifitas yang dia ciptakan bisa mempengaruhi orang lain untuk mengikutinya.
  2. Modifikasi : dia mencermati kreatifitas orang lain, kemudian melakukan modifikasi ide.
  3. Kombinasi : dia mencermati kreatifitas orang lain serta berpetualang ke masa lalu. Dengan bekal produk masa lalu, dia kombinasikan dengan kreatifitas orang lain. Sehingga tercipta kreatifitas baru yang unik.

Kreatifitas tidaklah menguras pikiran, sebab mereka selalu punya bahan bakar inspirasi yang selalu ada tuk melahirkan ide-ide baru. Jadi beruntunglah orang-orang yang bisa memetik inspirasi dimanapun, apalagi inspirasi gratis yang kadangkala tidak diperhatikan orang sama sekali. Jadi, selama inspirasi masih bisa kita cari & rasakan, selalu kita bisa berkreatifitas tanpa batas.

Nah, lalu dimana letak Batas Kreatifitas itu sendiri? Tidak dimana-mana, tidak perlu mencari jauh-jauh. Sebab letaknya sangat dekat dengan kita. Yaitu Kemauan. Semuanya berawal dari Kemauan. Dialah yang menggerakkan semua pikiran dan badan kita agar mau mau mau. Selagi ada kemauan, yakinlah kreatifitas itu tak akan terbatas, unlimited !

Kalau kata orang bijak; kita tidak bisa mengarahkan angin mau kemana berhembusnya, tapi kita bisa mengarahkan layarnya sesuai kemauan kita.

***

*disampaikan saat Kelas Inspirasi Rumah Belajar Ceria🙂

Kreatif

2 thoughts on “Batas Kreatifitas

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s